Back to All articles

Jangan Salah, Ini Pengertian Water Resistant Dan Waterproofing

Musim hujan telah tiba. Menghadapi curah hujan yang cukup tinggi, penting untuk memastikan kondisi rumah kita aman terhadap kebocoran.

Berkaitan dengan material yang dapat melindungi rumah dari bahaya kebocoran, ada dua istilah yang perlu kita pahami.

Yaitu istilah water resistant dan waterproofing.

Artikel ini akan membahas tuntas istilah tersebut.

“Agar dalam memilih material bahan bangunan pencegah bahaya kebocoran, kita tidak salah pilih.”

kebutuhan akan pelapis anti bocor sangat besar untuk melindungi dan menjaga kondisi bangunan.

Baik bagian luar maupun bagian dalam.

Secara sepintas, keduanya memiliki pengertian yang sama yaitu tahan terhadap air.

Namun mengapa ada dua istilah tersebut?

Mari kita lihat definisi singkat berdasarkan kamus Oxford :

  • Water-resistant: able to resist the penetration of water to some degree but not entirely.
  • Waterproof: impervious to water.

Inilah Penjelasan Tentang Water Resistant dan Waterproof

Water Resistant
(Tahan air)

Dalam KBBI, makna kata water resistant ini sama dengan kata ‘tahan air’ yang didefinisikan sebagai keadaan yang ‘tidak dapat rusak oleh air’.

Secara bahasa, istilah ini berarti bahwa benda tidak akan rusak jika terkena air.

Dalam beberapa produk water resistant, umumnya terdapat tulisan ATM (misalnya 1 ATM, 3 ATM, dan seterusnya),
yang berarti atmosphere pressure atau tekanan udara yang dapat diterima oleh produk ini di dalam air.

Dengan kata lain, produk tersebut akan bersifat tahan air dalam batas maksimal yang tertera di keterangan tersebut.

“Produk-produk berlabel water resistant disebut masih bisa kemasukan air jika digunakan dalam waktu cukup lama di dalam air.” 

Artinya, ada beberapa produk water resistant yang hanya tahan pada hujan ringan atau percikan air,
tapi ada pula yang bisa dibawa berenang hingga ke batas tekanan air yang dapat diterima produk.

Waterproof
(Kedap air)

Dalam bahasa Indonesia, istilah yang tepat menggambarkan keadaan ini bukanlah antiair, melainkan kedap air.

“Dari namanya, istilah ini berarti bahwa air tidak bisa masuk sama sekali ke dalam produk atau bahan.”

Dalam KBBI, kedap air berarti (‘tidak dapat dilalui air’), persis sebagaimana Cambridge Dictionary menjelaskan soal kata waterproof (‘not allowing water to go through’).

Produk waterproof biasanya memiliki IP, alias Ingress Protection Rating, yang menjadi ukuran efektivitas produk dalam tingkat kekedapannya.

“Hidup di negara tropis, kita dihadapkan pada cuaca yang cukup ekstrim yang datang silih berganti, yaitu panas matahari yang terik dan curah hujan yang tinggi.”

Menghadapi kondisi seperti ini, kebutuhan akan pelapis anti bocor atau waterproofing sangat besar untuk melindungi dan menjaga kondisi bangunan, baik bagian luar maupun bagian dalam.

Dinding, genting, talang, bahkan dak beton dapat rusak karena perubahan cuaca.

Kerusakan dapat terjadi pada konstruksi bangunan atau pada permukaannya.

Biasanya berupa cat yang terkelupas atau ditumbuhi jamur dan lumut.

“Penanganan yang cepat dan tepat sangat perlu untuk mencegah timbulnya kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.”

Untuk penjelasan mengenai pilihan waterproofing, dan bagaimana cara antisipasi kebocoran rumah dimusim hujan, silahkan ikuti link berikut ini :

Mengantisipasi Rumah  Bocor 

Pelapis kedap air elastis

Pelapis kedap air dua komponen

Jangan Salah Pilih ProdukWater Proofing

Demikian penjelasan istilah water resistant dengan waterproof. Semoga bermanfaat.