Back to All articles

HARDIKNAS Momentum Perbaikan Dunia Konstruksi Indonesia

Tantangan besar dunia konstruksi yang sedang mengalami kemajuan dewasa ini adalah pengembangan tenaga kerja profesional. Mari kita jadikan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) sebagai salah satu momentum perbaikan dunia konstruksi di Indonesia melalui jalur pendidikan.

Dengan membaca artikel ini, kita akan lebih paham sejarah apa yang melatar belakangi HARDIKNAS dan kaitannya dengan dunia konstruksi di Indonesia.

Baca Juga :

Project References PT. Powerblock Indonesia

Proyek-proyek konstruksi yang menggunakan  Mortar Instan produk POWERBOND

Jangan Salah Memilih Produk Waterproofing

Mengenal Beton Ringan Lebih Dekat

Solusi Proyek Daerah Terpencil

Pentingnya Mempelajari Sejarah

Sejarah memiliki nilai dan berharga di kehidupan masa depan.

Bunga Karno pernah berkata, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri.”

Apabila sejarah musnah atau hilang, dikawatirkan generasi masa depan kurang memiliki nasionalisme pada bangsa Indonesia.

Sejarah HARDIKNAS

Penetapan tanggal 2 Mei sebagai HARDIKNAS merupakan Surat Keputusan Presiden RI No. 305 tahun 1959 yang dikeluarkan pada tanggal 28 November 1959.

Tahun itu juga Raden Mas Soewardi Soeryaningrat diangangkat sebagai Bapak Pendidikan Nasional yang bertepatan dengan tanggal kelahiran beliau.

Asal-usul Nama Ki Hadjar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soeryaningrat Lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889.

Terlahir  dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta.

Raden Mas Soewardi Soeryaningrat saat genap berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara.

Semenjak saat itu, dia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya dia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun hatinya.

Perjuangan Ki Hadjar Dewantara

Perjalanan hidupnya benar-benar diwarnai perjuangan dan pengabdian demi kepentingan bangsa.

Dia menamatkan sekolah dasar di ELS (sekolah dasar Belanda).

Kemudian sempat melanjutkan ke STOVIA (sekolah dokter Bumiputera), tetapi tidak sampai tamat karena sakit.

Ki Hadjar Dewantara Penulis Handal

Pada masanya, beliau dikenal sebagai penulis handal.

Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat antikolonial bagi pembacanya.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia.

Kiprah Ki Hadjar Dewantara dimasa Kemerdekaan

Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia.

Filosofinya, tut wuri handayani (“di belakang memberi dorongan”), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia.

Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional. (_Wikipedia)

Hardiknas Momentum Perbaikan Pendidikan Dunia Konstruksi di Indonesia

Kalau kita kaitkan Hardiknas dengan pendidikan di dunia Konstruksi Indonesia, tentunya akan menjadi menarik.

Pendidikan diartikan sebagai usaha sadar yang dilakukan oleh pendidik melalui :

  • Bimbingan,
  • Pengajaran dan
  • Latihan

Guru selain bertugas untuk mengajar yang secara umum didefinisikan menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, juga dituntut untuk mampu mendidik siswa menjadi pribadi yang memiliki akhlak mulia.

Pendidikan berasal dari kata dasar didik yang artinya memelihara dan memberi latihan, ajaran, bimbingan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. (KBBI:2009)

Tantangan Pengembangan Tenaga Kerja Profesional

Meskipun sektor konstruksi Indonesia diprediksi akan mengalami sejumlah perkembangan positif, namun pengembangan tenaga kerja profesional masih menjadi tantangan terberat untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Laporan Global Construction 2025 memproyeksikan sektor konstruksi Indonesia akan naik lima peringkat dari posisi sepuluh menuju posisi kelima sebagai pasar konstruksi terbesar dunia dalam kurun waktu 2012-2025.

Potensi yang besar tersebut mau tidak mau menuntut peningkatan kompetensi tenaga dalam negeri untuk dapat memanfaatkannya. Apalagi, dalam era MEA.

Peran PT Powerblock Indonesia Pengembangan Tenaga Professional

PT. Powerblock Indonesia secara berkelanjutan mengadakan Event Sharing Product Knowledge yang memberikan edukasi seputar produk-produk PT. Powerblock Indonesia dalam kaitannya meningkatkan kualitas pengetahuan para pelaku konstruksi.

Silahkan baca lebih lengkap di :

Undangan Event Sharing Product Knowledge 2019

 

Hal tersebut sejalan dengan komitment PT. Powerblock Indonesia dalam perannya memajukan dunia konstruksi Indonesia.

Sesuai dengan visi perusahaan yaitu, menjadi produsen bahan bangunan terbaik dan bangga menjadi bagian dalam memajukan dunia konstruksi dan bahan bangunan di Tanah Air. Pada waktunya, menjadi perusahaan Indonesia yang dapat dibanggakan dalam kancah industri bahan bangunan internasional.

Semoga dengan adanya peringatan HARDIKNAS setiap tahunnya, bisa menjadi salah satu momentum kemajuan pendidikan dunia konstruksi di Indonesia.

WE ARE POWERBLOCK
WE ARE INDONESIA
WE ARE ONE

www.powerblockindonesia.com

CUSTOMER SERVICE

cs@powerblockindonesia.com